Sejarah dan Makna Tahun Baru Islam Bagi Umat Muslim

SEMARANG Mungkn ada yang belum begitu paham tentang Tahun Baru Islam atau Hijriyah, bagaimana sejarahnya dan seberapa penting kalender hijriyah bagi umat Islam dunia.

Kalender Hijriyah sangat penting karena sebagai penentukan hari-hari besar uamt Islam yang ada di dunia.

Kata hijrah berasal dari akar kata hajara yang berarti berpindah (tempat, keadaan, atau sifat), atau memutuskan, yakni memutuskan hubungan antara dirinya dengan pihak lain.

Dalam pengertian syar’iy, hijrah berarti, “perpindahan Rasulullah saw. bersama sahabat-sahabatnya dari Mekkah menuju Madinah, kira-kira tahun ke-13 dari masa kenabiannya”.

Pergantian hari kalender Hijriyah beda dengan kalender Masehi pergantian harinya pada tengah malam, Kalender Hijriyah pada sore hari menjelang magrib, sama dengan kalender jawa.

Tahun baru Islam atau Hijriyah ditandai dengan dimulainya penanggalan 1 Muharram atau Satu Suro (kalender Jawa). Tahun baru Hijriyah 1445, pada Rabu, 19 Juli 2023, pergantian tahun hari Selasa, 18 Juli 2023 sore.

BACA JUGA : APA MAKNA 1 SURO BUAT ORANG JAWA ?

Kalender hijriyah memiliki sistem penanggalan yang berbeda dengan sistem penanggalan dalam kalender masehi, sebagaimana kita kenal dan pakai saat ini.

Sistem penanggalan dalam kalender Islam berdasarkan revolusi bulan atau peredaran bulan mengelilingi bumi, kelender hijriyah juga dikenal dengan tahun Komariah (bulan), Adapun periode dari bulan sabit hingga kembali ke bulan sabit disebut satu bulan selama 29,5 hari

Sejarah dan Makna Tahun Baru Islam:

Sejarah Tahun Baru Islam/Hijriyah
Umat Muslim perlu tahu bagaimana sejarah adanya penanggalan hijriyah, dari catatan sejarah penetapan awal tahun baru Islam atau awal penanggalan hijriyah merujuk pada peristiwa pada tahun 622 Masehi salah satu momen penting dalam sejarah Islam terjadi peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madinah.

Kemudian hari itu ditetapkan sebagai hari pertama dalam penanggalan hijriyah atau kalender Islam yakni 1 Muharam 1 Hijriyah.

Dikutip dari laman resmi Al Ain University, sejarah penetapan awal penanggalan kalender hijriyah tidak lepas dari peran Khalifah Umar bin Khattab. Karena penentuan awal tahun baru Islam itu diprakarsai oleh Khalifah Umar bin Khattab dengan persetujuan Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib.

Makna Tahun Baru Islam
Adapun beberapa makna tahun baru Islam yang bisa menjadi renungan seluruh umat muslim di dunia antara lain:

1. Dituntut selalu Sadar Waktu Terus Berjalan
Tahun baru Islam menjadi momen untuk kembali menyadari bahwa waktu terus berjalan, Di tengah kesibukan dunia yang terus menjadi godaan umat muslim,

Seperti istilah “gunakan sempat, sebelum sempit”, Muslim dianjurkan untuk memaksimalkan waktu yang ada dengan berlomba-lomba dalam hal kebaikan.

Artinya, umat muslim tidak hanya mengejar dunia saja tapi juga perlu mengingat akhirat dengan menebar kebaikan dan kebajikan.

2. Sadar Bahwa Hidup Adalah Ujian
Umat Islam sebaiknya sadar bahwa manusia hidup selalu diberi ujian baik suka maupun duka dan hanya dengan mengharap Ridho Allah SWT dan Kembali kepada-NYA untuk berserah diri.

3. Hijrah Jadi Motivasi Menuju untuk Hidup Lebih Baik
Umat Nabi Muhammad SAW yang senantiasa melakukan hijrah dari hal yang jelek ke hal yang lebih baik, sesuai semangat hijrah yang dilakukan Rasul, manusia wajib memiliki kesadaran untuk berpindah dari hal buruk menuju hal baik. (Oman)