Efektifkan Pertolongan Kegawatdaruratan, DKK Bekali Relawan Ilmu BHD

Peserta saat praktek Resutasi Jantung, Paru

SEMARANG – Hubungan Kerjasama antara Perintah dan masyarakat sangatlah penting, seperti pentingnya sinergi antara Dinas Kesehatan Kota Semarang dengan para Relawan Kemanusia yang ada dikota lumpia ini.

Banyaknya kelompok organisasi Kemasyarakatan dan komunitas Kemanusia berkembang sangat pesat di Kota Semarang, potensi relawan yang ada dikota Semarang sangat membantu pemerintah Kota Semarang terutama di saat adanya emergency sepertinya Laka lantas, Kamtibmas bahkan sampai dengan bencana lainnya.

Ambulance Hebat dibawah Dinas Kesehatan Kota Semarang ini dilengkapi dengan tenaga medis dan alat medis pendukung didalamnya, layaknya sebuah rumah sakit kecil yang berjalan menjemput pasiennya,

Semakin kesini masyarakat Kota Semarang semakin tergantung pada Ambulance tersebut disaat mereka menemukan kejadian emergency atau mengalami situasi yang memerlukan bantuan medis.

Peserta sua foto bersama

Nomor telpon Call Center 112 atau 1500 – 132 (Operator Ambulance Hebat) adalah nomor penting yang hampir semua orang menyimpan di phone book masing-masing.

Seringkali relawan mendapat laporan atau bahkan menemukan langsung kejadian emergency berupa kecelakaan lalu lintas atau menemukan warga yang Harus segera mendapati Pertolongan, mereka akan selalu berkoordinasi dengan call center atau layanan ambulance hebat.

Sambil menunggu datangnya medis kadang relawan hanya diam dan menunggu karena keterbatasan kemampuan yang mereka miliki, harusnya bisa memberikan bantuan dasar terlebih dahulu.

Maka itu Jum’at (4/11/2022) sekitar jam 09.00 sampai 11.00 WIB bertempat di Hall Room Muria Hotel jalan dr Cipto No. 73 Semarang, Dinas Kesehatan Kota Semarang melalui Tim Ambulance Hebat mengajak relawan-relawan Kota Semarang berlatih Bantuan Hidup Dasar (BHD) dengan tema “Safe Community Dalam Rangka Tanggap Darurat Medis Kota Semarang”

60 Potensi relawan yang hadir terdiri dari Call Center 112, Bankom Polrestabes Semarang, Sriti, MIK Sigap, dan Ubaloka Pramuka Kota Semarang.

Pemateri langsung dari dokter – dokter ambulance hebat, pada saat materi berlangsung dengan serius tapi santai bahkan saling kenal karena antar pemateri dan peserta pelatihan sudah akrab karna seringnya bertemu di lapangan.

dr.Sandra merupakan dokter yang bertugas di Ambulance hebat saat ditemui setelah memberi materi di lokasi Jum’at (4/11 /2022) menjelaskan bahwa tujuan kegiatan tersebut bertujuan menciptakan masyarakat yang tanggap dengan kejadian gawat darurat.

“Masyarakat mempunyai skill atau kemampuan membantu atau menolong saat menemukan pegawat daruratan, beda dengan negara yang wajib militer mereka dilatih Bantuan Hidup Dasar sebagai materi utama sehingga semua warganya bisa.” terang dr. Sandra.

“untuk teman-teman relawan sebenarnya sudah sangat terlatih, kadang kami ngomong ke relawan kalau kasus seperti ini kan sudah bisa ditangani, tapi mereka bilang kurang mantep kalo belum di cek dari tim Ambulance hebat.” tambahnya

Dian Sipit relawan dari MIK Sigap yang ikut pelatihan cukup senang dengan adanya kegiatan tersebut karena menambal skill sebagai relawan.

“Dengan adanya pelatihan ini setidaknya apabila kami dilapangan menemukan korban yang hanya luka ringan dan bisa kami tangani, karena keterbatasan jumlah armada Ambulance Hebat maka kita tidak perlu memanggil Ambulance hebat, dan biar Ambulance hebat bisa menangani pasien yang lebih serius.” ucap Dian

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr. Muchamad Abdul Hakam, Sp.PD menerangkan ketika dihubungi melalui WhatsApp Jum’at (4/11 /2022) “Kegiatan pelatihan BHD yang dilaksanakan hari ini memberikan materi tentang penanganan gawat darurat sehari-hari yang biasa terjadi disekitar kita.”

“Sebenarnya tidak hanya relawan yang kami latih tentang BHD. Semua unsur elemen masyarakat kita akan latih BHD. Bulan lalu kami sudah melatih Karang Taruna, dan hari ini kesempatan para relawan.” imbuh Hakam

“Agar tercipta safe comunity dimana kondisi masyarakat akan sehat baik secara fisik maupun mental, yang terpenting dengan adanya pelatihan Bantuan Hidup Dasar ini masyarakat akan lebih tahu dan bisa menolong warga lain disekitarnya yang kebutuhan bantuan sesuai ilmu yang kami berikan.” pungkas Hakam

(Oman)