HUT Ke-77, PMI Kota Semarang adakan Khitan Ceria, Skrining IVA, Dan Pengobatan Gratis

SEMARANG – Dalam rangkaian HUT Palang Merah Indonesia (PMI) ke-77 tahun dan Bulan Kemanusiaan PMI Kota Semarang menggelar berbagai kegiatan sosial, pada hari Minggu (18/9/2022) berlokasi di Politeknik Bina Trada di Jl. Sambiroto Raya No.64, Sambiroto, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah dan Puskesmas Pedurungan PMI Kota Semarang mengadakan Khitan Massal, Skrining IVA dan Pengobatan gratis untuk warga Kota Semarang.

“Ini kegiatan yang terangkai dalam bulan kemanusiaan untuk menggelorakan suara kemanusiaan atau Sound For Humanity, pada hari ini ada 25 Anak yang sudah kami khitan yang terdaftar 30.” Kata dr. Awal Prasetyo Ketua PMI Kota Semarang dilokasi khitan ceria.

“Selain khitan ceria, hari ini ada pengobatan gratis dan bekerjasama dengan Puskesmas Pedurungan kita mengadakan skirining IVA atau merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin.” ujarnya

Novia Fridayanti (48) warga Perum Intan yang mendampingi anak-anaknya ikut Khitan ceria ini menyampaikan “Terima kasih kepada PMI Kota Semarang yang sudah mengadakan kegiatan ini, sehingga kami sangat terbantu, saya menghitankan dua anak saya, Fastabiqul Qoirot usia 11 tahun dan kakaknya 12 tahun.”

“Harapan kami semoga acara ini diadakan tiap tahun saat HUT PMI sehingga banyak warga yang terbantu, saya mengetahui informasi ini dari pak RT dan saya datang kesini sendiri karna saya tidak punya aplikasi, dan harapan saya semoga lebih di tingkatkan pelayanannya agar PMI tambah oke” kata Novia Fridayanti yang mengaku saat muda adalah pendonor darah aktif.

“Yang perlu kami sampaikan bahwa kita sudah menggelorakan suara kemanusiaan melalui bulan kemanusiaan, maka diharapkan masyarakat kota Semarang sudah mengerti dan mengenal PMI dengan menekankan bahwa PMI adalah perhimpunan Nasional Kemanusiaan jadi bukan kesehatan, dan nanti kegiatan terdekat adalah pembinaan-pembinaan untuk peningkatan kompetensi dan kapasitas relawan, kemudian kita juga akan mendukung bergerak bersama pemerintah kota Semarang untuk mengatasi serta menurunkan berbagai dampak sosial yang ada di Kota ini, dan isu-isu yang lain antar lain stanting kemudian resiko bencana yang dimitigasi.” ungkap dr Awal

“Terkait dengan mendekatinya bulan Bencana yang diprediksi sekitar bulan November sampai bulan Maret tahun 2023 PMI Kota Semarang sudah sangat siap 24 jam dalam merespon segala resiko yang terjadi akibat bencana, untuk itu yang harus diperhatikan bagaimana kita semua memiliki kesiapsiagaan terhadap resiko-resiko tersebut dengan selalu meningkatkan kemampuan kita untuk menangani bencana” imbuhnya

 Eddy Herri Purnomo Sekertaris PMI Kota Semarang menambahkan bahwa PMI kota Semarang sudah sangat siap terkait kesiapsiagaan PMI Kota Semarang dalam menghadapi bulan bencana yang akan datang, Semarang merupakan daerah yang rentan dengan bencana.

“Jadi memang seperti perkiraan, kita juga menggunakan ilmu titen juga bahwa masuk bulan November, Desember sampai awal tahun depan itu merupakan bulan-bulan bencana dalam artian banjir, tanah longsor, puting beliung dan yang sangat sering adalah pohon tumbang akan terjadi juga, kita berdo’a semoga tidak terjadi di kota Semarang, aman semuanya, adapun terjadi PMI sudah siap.” paparnya

“Prinsipnya PMI itu memang memperhatikan penanganan manusiannya, jadi kita akan berorientasi pada bagaimana manusia ini siap untuk menghadapi bencana, tentu saja tanggap bencana bagaiman mereka itu bisa menyiapkan diri, menata diri, untuk mengantisipasi tidak terjadi bencana dengan mengurangi resiko terjadinya bencana.” tambah Eddy

“Kami melakukan pendekatan secara sosial, melakukan pelatihan-pelatihan melalui relawan-relawan kami antara lain Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), Korps Sukarela (KSR PMI) dan Tenaga Sukarela (TSR PMI) yang dimiliki PMI kami libatkan semua ke masyarakat langsung untuk mengurangi resiko bencana atau disaat terjadinya bencana, mereka semua sudah terlatih dan terus berlatih untuk siap apabila terjadi bencana dan tanggap untuk menghadapi bencana, Operasi kami adalah Pra bencana, Bencana dan pasca bencana, seperti tahun-tahun sebelumnya bahwa PMI terlibat langsung dalam penanganan bencana mulai dari evakuasi, dapur umum, juga pasca bencana melakukan pengobatan gratis dan juga menangani Trauma Healing sebagai upaya yang dilakukan bertujuan untuk menyembuhkan atau meringankan beban yang menggoncangkan jiwa seseorang atau kelompok tertentu akibat kejadian bencana.” pungkas Eddy

(Oman)