PERWARIS Wadah Waria Untuk Tetap Survive Di Kota Semarang

Stand Pewaris yang berada di Ormas -NGO Expo Pollux Mall Paragon Semarang 16-19 November 2021

Bankom Semarang News, SEMARANG – Ada yang istimewa pada gelaran Pameran Ormas Expo 2021 yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Kota Semarang dan FKSB Kota Semarang di Pollux Mall Paragon 16 sampai 17 November 2021

PERWARIS Persatuan Waria Semarang didirikan pada 02 Mei 2009, Perwaris beranggotakan waria yang ada di Kota Semarang dan sekitarnya. Lembaga ini dibentuk atas dasar asas kekeluargaan dan gotong royong. Dari dasar tersebut, PERWARIS bertujuan untuk dapat menjadi lembaga dan organisasi waria yang bisa menaungi waria di Kota Semarang dan sekitarnya.

Nuansa Bening Food and Drink Jl. Gajahmada N0. 74 – 76 Semarang, Depan Hotel Gumaya

Audy Sekretaris Perwaris menyampaikan saat ditemui di Ormas Expo 2021 Paragon bahwa Pewaris sendiri Menjadikan komunitas waria inklusif di tengah masyarakat dan memberikan dukungan dan layanan sosial kepada komunitas waria yang menjadi Anggotanya di Kota Semarang dan sekitarnya.

BACA JUGA : EFATA Rumah Pintar Gratis Bagi Anak Kebutuhan Khusus Gangguan Pendengaran

“Ketua Perwaris saat ini Silvy Mutiara dan Perwaris saat ini Bersekretariat di Jl. Randusari Sapen I/173 RT.06 RW.01 Kota Semarang, sampai saat ini ada 132 Anggota se-Kota Semarang dan tercatat sebagai anggota aktif sekitar 100 anggota”. terang Audy.

Audy menambahkan “Tidak hanya perlindungan dan pendampingan saja yang diberikan oleh Perwaris kepada anggotanya, tetapi juga memberikan wawasan, ketrampilan dan pemeriksan kesehatan rutin.”

Banyak ketrampilan yang diberikan, selain ada team bola volley juga ada kesebelasan sepak bola yang dimiliki Perwaris ini, ada juga ketrampilan dasar selain merias, fashion show, dan Perwaris juga mengundang guru solo organt untuk melatih anggotanya agar bisa belajar dan masuk di dunia intertainment.

“Ini juga sebagai pembuktian bahwa waria Semarang Berdaya dan Berkarya, waria memiliki potensi serta wacana yang sama dengan orang normal pada umumnya. Kami juga ingin merubah stigma negatif masyarakat terhadap para waria. Sebenarnya kita juga ada yang jadi guru tari, dan itu nilai plus bagi kami.” tambah Audy penuh semangat

Berkaitan dengan Ormas expo kali ini Audy sangat senang bisa ikut event yang luar biasa tersebut, pada dua kali acara ormas expo sebelumnya dia hanya bisa melihat dan berharap, kali ini kesempatan itu terwujud.

“Ini kesempatan yang sangat kami tunggu, bahwa kami bisa tampil dan bisa memperkenalkan kami pada sisi positif di forum ini, dan bisa mengenalkan secara luas kepada masyarakat bahwa keberadaan kami produktif dan tidak memnggangu masyarkat bahkan justru kami siap berpartisipasi penuh untuk masyarakat.” pungkasnya.(Oman)