EFATA Rumah Pintar Gratis Bagi Anak Kebutuhan Khusus Gangguan Pendengaran

Windy berfoto bersama dengan murid Efata dan orang tua wali di Pameran Ormas Expo 2021 Paragon Mall Semarang.

Bankom Seamarang News, SEMARANG – Beralamat di Jl. Lemah Gempal V – 14 RT.05 RW.IV Kelurahan Barusari Kecamatan Semarang Selatan rumah pintar bagi anak berkebutuhan khusus gangguan pendengaran ini beralamat.

Windy Aryadewi, SH adalah pendiri rumah pintar berkebutuhan khusus pendengaran bernama “EFATA”. Pendirian rumah pintar tersebut bukan serta merta tanpa ada cerita yang menyertai.

Nuansa Bening Food and Drink jl. Gajahmada N0 74 – 76 Semarang

Ibu Windy panggilan akrab pendiri EFATA ini menerangkan “Awalnya saya mempunyai anak sampai pada usia satu tahun belum bisa berbicara, saya sebagai ibu sangat ingin anak saya memanggil saya mama pada saat itu, ketika anak saya usia satu tahun tiga bulan saya bawa kerumah sakit di Jakarta untuk kami cek kan, dan ketika dokter memfonis anak saya tidak bisa mendengar serasa dunia mau runtuh, karna saya belum bisa menerima kenyatan bahwa anak saya mempunyai kebutuhan khusus ini”

BACA JUGA : Dapat Laporan Rumah Roboh di Semarang, Hendi Bergegas Lakukan Perbaikan

“Selepas saya cek di Jakarta untuk perbandingan saya cek lagi di salah satu Rumah Sakit yang ada di Semarang ternyata hasilnya sama, berlahan saya mulai menerima bahwa anak saya tuna rungu, nah dari itu saya termotivasi untuk memberikan edukasi pada orang tua yang kebetulan senasib dengan saya mempunyai anak berkebutuhan khusus gangguan pendengaran.” jelasnya

Efata berdiri sejak tanggal 13 Juli 2013, dan Arti dari Efata sendiri diambil dari bahasa Ibrani yang berarti “Terbukalah” seperti keinginan Windy bahwa Rumah Pintar Efata terbuka bagi Siapa saja yang ingin bergabung dan agar masyarakat umum bisa terbuka terhadap mereka yang berkebutuhan khusus.

Sanggar Efata memfasilitasi kegiatan melukis, menari, musik angklung, cheersleader dan -modelling untuk anak-anak gangguan pendengaran secara cuma-cuma atau gratis.

“Dirumah kami ada garasi, itu saya pasang kaca dan fasilitas lainnya untuk mendukung kegiatan Efata, dan saat ini Efata juga membuka Paud tidak hanya untuk anak yang berkebutuhan khusus saja tapi juga buat umum, kami berusaha membantu anak yang tuna rungu agar bisa berbicara secara ferbal, menguatkan dan memberi edukasi kepada orang tua agar tetap semangat mendampinginya” lanjut Windy saat ditemui dipameran Ormas Expo Pollux Mall Paragon Selasa (16/11/2021).

“Misi kami adalah menjadikan anak-anak berkebutuhan khusus gangguan pendengaran memiliki keunggulan sesuai talentanya masing-masing, mandiridan memiliki jiwa kewirausahaan” pungkas Windy.(Oman)