Ikatan Bidan Raih Juara Pertama Festival Budaya Ormas FKSB Kota Semarang

Penampilan Juara pertama dari Ikatan Bidan Indonesia menampilkan tari Dug Deran pada Festival Budaya Ormas Kota semarang

SEMARANG – Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang pada hari Sabtu (17/6/2023) dihalaman Balaikota Semarang Jl. Pemuda No. 148 Semarang menggelar acara bertajuk Festival Budaya Ormas Kota Semarang, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama FKSB bersama Kesbangpol Kota Semarang.

Tak Kurang dari 20 ormas yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang menampilkan kesenian dan budaya masing-masing. adapun 20 ormas yang mengikuti frestival Budaya merupakan organisasi kemasyarakatan yang terdaftar di Kesbangpol Kota Semarang dan juga anggota dari Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB)

Menurut Slamet Riyanto “20 ormas yang tampil pada hari ini merupakan ormas yang sudah terseleksi oleh tim kurasi dari sekian pendaftar lainnya, masing-masing penampil akan mendapat durasi 10 menit, ormas yang lolos DHC 45, LSM FPB, Yayasan Punokawan, PPM, Rumah Pintar Aera, Kamapala, IBI, IPSI, Orang Indonesia, Pemuda Batak Bersatu, LDII, LPKPP, Padepokan Brajamusti, Komisi, Pemuda Muhammadiyah, OK Berkah Dalem, Rumah Aira, WKRI, Reog Singo Putro Pulung serta Milenial Uri uri Budaya (MUDA) Kota Semarang”.

BACA JUGA : Duet Turonggo Seto dan Singo Joyo Blora Meriahkan Apitan Sampangan 2023

Pada malam penganugrahan pemenang Turut hadir, Asisten Pemerintahan Sekda Kota Semarang Drs Mukhamad Khadik,M.Si, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyu Winarto, Dandim Kota Semarang yang diwakili Kapten Agus, Ketua FKSB Kota Semarang, Dr H AM Jumai, SE MM, Ketua LDII, Perwakilan Muhammadiyah Kota Semarang, Drs Jumadi, M.Pd, Perwakilan NU Kota Semarang, Ahmad Robani Albar SH MH, serta Pembina FKSB Aris Pandan SE M.Kom.

Perwakilan panitia Festival Budaya Do’a bersama saat pembukaan acara

Ditetapkan dan diputuskan oleh panitia bahwa Ikana Bidan Indonesia Kota Semarang menjadi peraih juara pertama dengan menampilkan tari Dug Deran, dan merupakan tari dimana menunjukkan harmonisasi, toleransi dan kerukunan yang ada di Kota Semarang didalamnya, ada etnis Jawa, Arab dan Thiong Hwa.

Asisten Pemerintahan Sekda Kota Semarang Drs Mukhamad Khadik, M.Si mewakili Wali Kota Semarang menyampiakan “Atas nama Pemerintah Kota Semarang kami mengapresiasi dan mendukung penyelenggaraan Festival Budaya Ormas ini sebagai wujud nyata nguri uri budaya sekaligus guyup rukun berbagai ormas yang ada dikota semarang, kerukunan dan keguyupan adalah modal utama pembangunan dalam mewujudkan kesejahteraan dan berbagai tujuan bersama”.

Sikap memahami dan mengerti satu sama lain yang diwujudkan dalam sikap menghormati dan toleransi adalah karakter dasar perlu terus diterapkan dan dibina bersama sama,”

Khadik juga menambahkan bahwa Kawan kawan ormas adalah perwakilan representasi dari masyarakat, Melalui ormas diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi baik untuk mendapatkan aspirasi masyarakat maupun penyampaian program kebijakan, Kota Semarang menjadikan Kota yang bersih, aman dan tentram. Secara institut tengah merilis 10 tekad toleran 2023 dan Kota Semarang menempati peringkat ke tujuh tingkat Nasional.

“Ini tentu merupakan hasil kerja keras dan partisipasi aktif dari berbagai pihak termasuk ormas di Kota Semarang. Dan harapannya tahun tahun kedepan peringkat Kota Semarang dapat terus ditingkatkan sehingga menjadibl tingkat pertama sebagi kota paling toleran di Indonesia,” terang Khadik.

Segenap panitia berkeliling mengunjungi stand UMKM satu persatu

Khadik menambahkan berbagai upaya perlu kita lakukan untuk menjaga dan memelihara toleransi termasuk melalui festival budaya ormas kali ini yang dapat menjadi representasi keberagaman saling mengenal dan memahami, Semoga festival budaya ormas ini tidak hanya memberi hiburan tetapinjuga menjadi pengingat kebhinekaan pemersatu kita semua.

Penampilan ke 20 Ormas ini diluar ekspektasi ketua FKSB Kota Semarang Dr AM.Jumai, SE MM, dalam sambutannya mengapresiasi kepada 20 ormas yang tampil pada acara festival budaya ormas tersebut, dari awal sampai akhir semua peserta all out, bahwa ini juga menandakan keseriusan dari seluruh peserta dan benar-benar menpersiapkan dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Dalam penyelenggaraan acara ini tidak perlu jauh jauh cari artis ibukota, cukup cari potensi potensi yang ada di ormas kota semarang. ” Ini sungguh luar biasa mau cari hiburan apapun di Semarang tersedia,” ujar Jumai.

ak lupa Juma’i mengucapkan terima kasih kepada Kami mengucapkan terima kasih kepada.pemerintah kota semarang yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut antara FKSB bersama Kesbangpol Kota Semarang.

“Insya Allah kita juga terinspirasi dengan Putri Ariani yang mendapatkan juara diacara American Got Talent. Kami mengunginkan kapan di Semarang juga akan mengadakan acara seperti Ormas Got Talent, Kami berharap dari pihak Pemkot Semarang dan DPRD Kota Semarang turut mengawal program program yang dilaksanakan FKSB Kota Semarang,” pungkasnya.

Pemenang Festival Budaya Ormas Kota Semarang berdasarkan keputusan dewan juri yang dibacakan R. Subardo, SH memutuskan enam penampil terbaik adalah Juara I : Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Semarang, juara II : Yayasan Punakawan, juara III : Milenial Uri uri Budaya Nusantara (MUDA), Juara IV : LDII, juara V : OK Berkah Dalem, dan juara VI : Ormas Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang.