Rukti Rogo Paguyuban Warga Gunungkidul di Semarang

SEMARANG – Hidup diperantauan yang jauh dari saudara dan keluarga bukan hal yang mudah, hidup di rantau butuh seorang teman atau minimal teman satu kampung atau wilayah dari tanah kelahirannya.

Terkadang saudara itu tidak hanya keluarga yang lahir dari ibu yang sama atau dari keluarga yang sama, kadang tetangga atau bahkan orang lain yang memiliki rasa senasib atau rasa yang sama jauh dari kampung halaman juga akhirnya menjadi saudara karena kebutuhan saling menjaga dan saling membantu.

Inilah alasan warga Gunungkidul Jogjakarata mendirikan paguyuban warga Gunungkidul yang tinggal dan mencari nafkah di Kota Semarang Jawa Tengah, tujuannya tidak lain sebagai wadah silaturahmi dan wadah berbagi dan wadah informasi bagi sesama warga Gunungkidul.

Paguyuban warga Gunungkidul yang ada di Kota Semarang bernama Paguyuban Rukti Rogo yang bersekretariat di Jl.Rorojongrang Timur 2 RT 3 RW 5 Kelurahan Manyaran Semarang Barat.

Rukit Rogo sendiri berasal dari bahasa jawa yang antinya Rukit adalah Ngruwat dan Rogo adalah badan.

Membentuk sebuah paguyuban bukan tanpa alasan tentunya, tujuan paguyuban tersebut mengistilahkan “ngumpulke balung pisah sedaerah tapi ora sedarah” atau kurang lebih artinya mengumpulkan saudara sedaerah yang tidak sedarah atau saudara seketurunan.

Ketua paguyuban Soekoyo (76) paguyuban Rukti Rogo berdiri sejak tahun 1979  dan bertahan sampai saat ini, sudah 43 tahun berjalan dengan jumlah anggota 80 orang dengan berbagai macam profesi

Untuk menjalin silaturahmi, saling berbagi informasi dan menjalin keakraban antar anggota pertemuan diadakan tiap sebulan sekali dan tempat bergilir secara bergantian

Menurut Widodo (50) Salah satu anggota Rukti Rogo yang berdonisili di Pongangan Gunungpati dirinya bergabung di paguyuban karena meneruskan dari orang tuanya

Anggota lain Elly (45) “Sebagai generasi muda saya bergabung karena orang tua ikut Paguyuban warga berasal dari Gunungkidul dan sekaligus untuk lebih mempererat tali silaturahmi terutama dengan orang orang yang lebih sepuh.”

“Bagi warga Gunungkidul yang berdomisili di Kota Semarang atau kerja disini mari gabung untuk menambah saudara dan semoga bisa saling membantu bagi sesama perantau” ajak Elly.

(Heri Kliwir)