Pesantren Ramadhan, Remaja Masjid Ash-Shiddiq Dilatih Materi Vlogger, Youtuber Juga Marketplace

Bankom Semarang News , SEMARANG – Remaja masjid saat ini harus mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Oleh karena itu, yang didalami tidak terbatas pada ilmu agama saja. Remaja masjid harus didorong untuk menangkap peluang di era digital.

Hal itu dikatakan Sekretaris Panitia Pesantren Ramadan Masjid Ash-Shiddiq Muhammad Nur Faiq saat memberikan sambutan arahan untuk para remaja masjid yang berada di Kelurahan Kalipancur, Kota Semarang, Jum’at (16/4/2021)

Nuansa Bening Jl. Gajahmada No 74-76 Semarang

Dia menjelaskan, ada beberapa materi yang disuguhkan dalam kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Jum’at pada bulan Ramadhan. Di antaranya materi tentang Peluang Remaja di Era Digital diisi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unisvet Tri Leksono.

Kemudian materi Pemimpin Idola diisi oleh Ketua Takmir Masjid Ash-Shiddiq yang kini juga menjabat sebagai Camat Ngaliyan, Agus Priharwanto.

Adapun materi tentang Menjadi Pemuda Islam yang Berahlaqul Karimah diisi dosen Muhamad Amin. Serta materi Sukses Mewujudkan Cita-cita diisi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang Bunyamin.

Selain itu, ada materi tentang pelatihan vlogger dan Youtuber serta pelatihan marketplace yang akan diisi oleh praktisinya langsung. “Untuk materi ini besok ada sesi praktik, jadi tidak hanya belajar teori,” ujar Faiq.

Perwakilan panitia lain, Agung Ragil berharap agar kegiatan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal para remaja masjid. Apalagi melihat pembicaranya adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya.

Dia berharap agar kegiatan semacam ini bisa terus dilanjutkan meskipun nanti bulan Ramadan telah usai.

Salah satu peserta Pesantren Ramadan Iqbal Rafli Rachmanandi mengaku senang bisa mengikuti acara ini. Menurutnya, dia bisa menambah wawasan untuk bekal hidupnya ke depan. (rif)