DP3AKB Kabupaten Semarang Siapkan 1.826 Petugas Pendata Keluarga

Bankom Semarang News, UNGARAN – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menyiapkan 1.826 petugas pendata yang akan melakukan wawancara langsung dari rumah ke rumah. Guna mensukseskan program pendataan keluarga tahun 2021.

Pencanangan pelaksanaan program ditandai dengan pendataan keluarga Bupati Semarang H Ngesti Nugraha di Rumah Dinas Bupati Semarang di Jalan Ahmah Yani, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (1/4/2021) siang.

Petugas pendataan Kelurahan Sidomulyo melakukan wawancara terkait data keluarga dengan Bupati dan istri Hj Peni Ngesti Nugraha. Ikut mendampingi Kepala DP3 Kepala DP3AKB Romlah dan pejabat terkait lainnya.

Kepala DP3AKB, Romlah menjelaskan kegiatan pendataan keluarga dilaksanakan setiap lima tahun sekali berdasarkan UU Nomor 52 Tahun 2009.

” Kegiatan dimaksudkan untuk mendapatkan data keluarga yang akurat, valid, relevan dapat pertanggungjawabkan. Data yang terkumpul menjadi dasar untuk intervensi program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana atau bangga kencana,” katanya.

Meski dilakukan dengan cara mendatangi setiap keluarga secara langsung dari rumah ke rumah, Romlah memastikan pendataan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sehingga dapat dicegah penularan virus Covid-19.

Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha usai mengikuti pendataan mengajak warga untuk bersikap kooperatif saat didatangi petugas pendataan. Warga diminta tidak takut dan memberikan informasi data keluarga secara benar.

” Mari sukseskan program pendataan keluarga dengan memberikan keterangan data keluarga yang benar,” ujarnya.

Koordinator Program Pendataan Keluarga 2021 di Kabupaten Semarang Siti Maghfiroh menambahkan pelaksanaan pendataan dilaksanakan 1 April sampai dengan 31 Mei 2021.

Sasaran kegiatan 341.373 keluarga di seluruh wilayah Kabupaten Semarang. Data yang dikumpulkan menyangkut data kependudukan, data Keluarga Berencana dan data pembangunan keluarga.

” Dalam prosesnya, warga diimbau untuk menyiapkan kartu keluarga untuk mempermudah pendataan,” ungkapnya.(Arie B)