Akhirussanah PonPes Durrotu Aswaja Gelar Bedah Buku Cahaya Dari Nusantara

Bankom Semarang News, SEMARANG – Pondok Pesantren Durrotu Aswaja yang berlokasi di Dukuh Banaran, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang ini menggelar acara bedah buku “Cahaya Dari Nusanatara” karya Habib Muhdor Ahmad Assegaf pada hari Jum’at malam (5/3/2021). Pagelaran ini tidak lain dan tidak mungkin diharapkan selain untuk memupuk semangat dalam menuntut ilmu bagi setiap pencari ilmu.

Pagelaran bedah buku ini merupakan wujud dari acara sarasehan yang mana menjadi serangkaian berbagai rangkaian haflah akhirussannah Pondok Pesantren Durrotu Aswaja Banaran.

“Sarasehan merupakan satu agenda dari serangkaian acara HAS dimana didalamnya disajikan suatu topik untuk dibahas dengan menghadirkan pembicara yang ahli dalam bidang tersebut,” terang Aliyul Wafa Ketua Haflah Akhirusannah kali ini.

“Pada sarasehan tahun ini mengangkat topik bedah buku Cahaya Dari Nusantara dengan mendatangkan penulis buku langsung Al Habib Muhdor Ahmad Assegaf sebagai narasumber untuk membedah buku tersebut, selain penulis buku yang dihadirkan K. H. Mohammad Muzammil selaku Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng juga hadir sebagai pembanding pada acara bedah buku ini,” sambungnya.

Pagelaran ini cukup diminati banyak orang, tak tanggung-tanggung, hadirin pagelaran ini mencapai 300 orang lebih.

“Untuk santri pondok sendiri sekitar 300 lebih, belum ditambah tamu undangan tokoh-tokoh sekitar banaran, takmir masjid, perwakilan pondok, organisasi kampus, asatidz pondok, dan beberapa peliput media,” beber ketua acara yang berkaca mata itu.

“Pagelaran ini juga ditayangkan secara langsung melalui channel youtube pondok,” pungkasnya.

Seirama dengannya, Kiai Agus Ramadhan pengasuh Pondok Pesantren Durrotu Aswaja Banaran juga berharap agar para audiens bisa terus membangkitkan dan juga mempupuk semangat dalam belajar.

“Buku ini merupakan biografi orang yang sangat alim dan amilin, di mana di dalamnya menerangkan kegiatan sehari-harinya yang kemudian kita diharapkan bisa menirunya, khususnya dalam tholabul ilmi, pencarian ilmu” harapnya.(D.Aziz/Oman)