Antisipasi Pohon Tumbang Musim Penghujan, Disperkim Dan Relawan Kota Semarang Adakan Koordinasi.

Koordinasi perwakilan relawan Kota Semarang dengan Disperkim Kota Semarang.

Bankom Semarang News, SEMARANG – Desember memasuki musim penghujan, tahun ini adanya intensitas curah hujan, potensi angin besar kerana adanya badai La Nina melewati Indonesia. Terjadinya kejadian luar biasa hari Selasa (8/12/2020) kemarin adanya pohon tumbang tercatat di Disperkim sejumlah 36 pohon dalam satu hari tersebar di kota Semarang.

Sabtu (12 /12/2020) Kepala Seksi Penyelanggaran Taman dibidang Pertamanan dan Pemakaman Aden Gilang K. S.T mengagendakan pertemuan dan koordinasi dengan relawan Kota Semarang untuk menyiapkan kekuatan bergerak bersama guna antisipasi adanya kejadian luar biasa seperti pohon tumbang seperti kejadian selasa (8/12/2020).

Sarda Jateng, SAR Bankom, Ubaloka, Relawan Semarang Barat berkumpul di kantor Disperkim Jl. Seroja Timur Semarang Tengah merencanakan beberpa agenda kegiatan bersama selain persiapan emergency apabila ada pohon tumbang rencana juga adanya pelatihan perawatan alat seperti gergaji mesin dan perlunya adanya pelatihan teknik pemotongan pohon yang aman, meminimalisir kecelakaan saat melakukan Evakuasi pohon tumbang yang ada dimasyarat.

“Terima kasih kepada seluruh potensi relawan Kota Semarang yang dengan cepat dan bahu membahu membagi peran ikut membantu kami mengevakuasi pohon tumbang yang menghalangi jalan atau menimpa rumah penduduk” terang Aden

“Nanti coba kita upayakan adanya bintek maintenance senso dan teknik potong yang benar guna meminimalisir kecelakaan saat kerja, kita bergerak bersama untuk kota Semarang” tambahnya

“Terima kasih sedulur semua relawan Kota Semarang yang solid guyub dalam menangani kebencanaan Kota Semarang, banyaknya pohon tumbang, banjir, tanah longsor semua bergerak bersama. Selalu jaga kesehatan buat sedulur relawan semua” jelas Mbah Echo sesepuh Relawan Kota Semarang.

“Kami senang dengan pertemuan ini, keberadaan kami mendapat perhatian, dengan dikumpulkan seperti saat ini, apalagi akan adanya pelatihan sehingga menambah skill relawan dan mengurangi resiko kecelakaan” terang rizqi Saputra anggota SAR BANKOM saat pertemuan.(Oman)