DAS Plumbon Mangkang Jebol, Air Meluap Masuk Rumah Warga.

Bankom Semarang News, SEMARANG – Hujan dengan intensitas deras disertai petir mengguyur Kota Semarang Rabu (2/12 /2020) sekitar mulai jam 20.00 WIB. Genangan-genangan mulai terlihat dan air sungai mulai penuh menampung aliran air.

DAS Plumbon yang melewati Kelurahan Mangkang Wetan dan Mangkang Kulon tidak mampu menampung curah hujan dari Hulu.

“Saat kami bersama warga membendung air dijembatan agar air tidak masuk ke rumah warga, tiba-tiba terdengar suara Blug keras ternyata tanggung jebol sepanjang 20 meter” terang Mulyono (47) Ketua RT. 1 RW. 2 Kelurahan Mangkang kulon.

“Jumlah warga kami 36 Kepala keluarga yang rumahnya tergenang air dan kedalaman air antara 20 sampai 30 Meter didalam rumah, dan tadi pagi sudah ada bantuan nasi bungkus dari kelurahan dibagikan warga untuk sarapan” terangnya.

Abdul Wahid Trantib Mangkang Kulon menerengkan bahwa kejadian jebolnya DAS Plumbon Rabu dini hari sekitar sekitar jam 23.45 WIB.

“Mangkang kulon ada 3 RW atau sekitar 86 Kepala Keluarga yang rumahnya kemasukan air surut sekitar Rabu (3/12 /2020) jam 03:00 Pagi dan endapan lumpur sedalam sekitar 15 Centimeter. “terangnya.

“Ada tiga Unit mobil PMK membantu warga penyemprotan lumpur yang ada di jalan, agar akses mibioisasi masyarakat tidak terganggu” Jelas Nur Kholis (40) Kamis (3/12/2020) Warga yang rumahnya ikut terpendam.

“LImpasan air lebih besar dan lebih parah ke wilayah Ngebruk RT. 1 RW. 5 Mangkang Wetan” tambah Nur Kholis

Saat ini warga sedang kerja bakti membersihkan rumah yang terpendam dan membersihkan lumpur yang mengendap dijalan.(Oman/Siko)