Refleksi 3 Tahun Tim Penjangkauan Dinsos Kota Semarang Di Peringati Di Kota Gudeg.

BankomSemarangNews.com, BANTUL – 29 November 2017 merupakan tanggal yang bersejarah bagi relawan-relawan yang bergerak dibidang sosial kemanusiaan binaan Kasi TSPO (Tuna Sosial dan perdagangan orang), dan dibawah Kabid Bidang Rehabsos (Rehabilitasi Sosial) Dinas Sosial Kota Semarang ini. Kelompok relawan tersebut menamakan dirinya dengan sebutan Tim Penjangkauan Dinas Sosial.

TPD merupakan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang bertugas membantu Dinas Sosial di bidang Rehabsos atau di permasalahan sosial yang terjadi di kota Semarang, antara lain Anak Jalanan, pengemis, gelandangan, orang terlantar dan Β Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya.

“Selamat ulang tahun yang ke 3 buat TPD Dinsos Kota Semarang, kami sangat bangga dan apresiasi kepada TPD yang mana mereka bekerja tanpa kenal lelah dan hampir 24 jam, dimana mereka dapat laporan dari call center 112 atau dari Bankom Kota Semarang yang selama ini menjadi mitra kerja bidang sosial kemanusian dilapangan atau mendapat laporan dari masyarakat, mereka langasung bergerak. Ini yang mejadikan TPD mendapat hati dan kepercayaan di masyarakat” terang Triwaluyo, SH. Kabid Rehabsos (Rehabilitasi Sosial) pada hari Jum’at (27/11/2020) melalui telpon.

“Saat ini mitra kita antara lain Panti-panti sosial, Rumah Sakit Jiwa, RSUP dr.Kariadi dan rumah sakit lain yang ada di Kota Semarang sudah percaya kepada TPD, sehingga mereka selalu menjalankan tugasnya dalam merujuk kelayan (sebutan pasien yang membutuhkan bantuan) dari awal sampai selesai bantuan tanpa pendampingan dari Dinas” imbuhnya dengan penuh semangat.

“Kami juga baru menyiapkan payung hukum bagi teman-teman TPD yaitu Perwal Tim URC Dinas Sosial supaya teman-teman lebih mendapat perhatian dari pemerintah”pungkasnya Jum’at (27/11/2020).

“TPD menjadi Unit Reaksi Cepat pemerintah Kota Semarang yang insyaallah masih dalam proses di Perwal kan, semoga tahun 2021 bersama pemerintah kota Semarang PPKS (Pemerlu pelayanan kesejahteraan Sosial) yang ada dikota Semarang bisa diatasi secara maksimal, tentunya den9an sinergi di semua dinas sehingga PPKS di kota Semarang bisa di selesaikan secara tuntas dari hulu ke hilir.” jelas Dwi Supratiwi, SH. selaku koordinator TPD kota Semarang.

“PPKS (Pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial) yang dulu PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) Alhamdulillah, Berkat dukungan dari semua pihak baik internal maupun eksternal TPD, seperti Bankom , MIK Semar, Ambulan Hebat, Call Center 112 semuanya berjalan lancar. hanya membutuhkan aktu dua jam dari info awal yang dilambungkan bisa tertangani dengan baik oleh Anggota TPD.” terangnya

“Semoga anggota TPD selalu di berikan kesehatan dalam menjalankan tugas terutama dimasa pandemi ini, meskipun pandemi tetap bertugas, diberikan pnjang umur serta rejeki yang berlimpah, barokah, dan bermanfaat bagi sesama. Tambah semangat dan tetep solid dalam menjalankan tugas kemanusiaan, lemah teles, Gusti Allah.” Panjat Tiwi untuk usia TPD yang sudah 3 tahun.

“TPD tetap akan melebarkan sayap jangkauan dengan rencana penambahan anggota di korwil yg personilnya sedikit, kemungkinan untuk kriteria anggota yang kami cari diutamakan yang mempunyai jiwa kerelawanan yang tinggi dan yang pasti memahami PPKS. Area Korwil 4 di daerah Mijen dan Korwil 2 di Semarang Tengah yang masih kami butuhkan.”pungkasnya

Sabtu (28/11/2020) siang sekitar jam 11.30 WIB seluruh relawan TPD sudah berkumpul di Balai Kota guna mempersiapkan diri untuk berangkat ke Wisma Tutwuri 1 Jalan Mancingan RT.2 RW.11 Parangkusumo Bantul Kota Jogjakarta, untuk bersama refleksi Harlah TPD yang ke 3 tahun, sesuai jadwal acara akan dimulai jam 19.00 WIB malam sampai selesai dan sekaligus peserta menginap satu malam di sana.

Hadir dalam acara Refleksi harlah ke tiga TPD selain anggota TPD antara lain Kabid Rehabsos Triwaluyo,SH. Pembina TPDΒ Kasi TSPO (Tuna Sosial dan perdagangan orang) Anggie Ardhitia,SH. Direktur Anantaka ibu Sanitus sholehah serta Bankom Kota Semarang sebagai Mitra TPD pun tampak hadir mengikuti kegiatan tersebut di Bantul Jogjakarta. (Oman/Budi)