Bulan Dana PMI Semarang Tahun 2020 Capai Rp 1,35 Miliar

Bankom Semarang News, Semarang – Pandemi Covid-19 membuat sektor industri banyak yang terhenti. Akibatnya, banyak pekerja yang terdampak wabah virus yang diduga berasal dari soesies jenis kelelawar tersebut. Meski demikian, kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) Kota Semarang di era kenormalan baru ini telah memberikan dampak positif.

Hal itu dapat dilihat dari Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang Tahun 2020 yang diketuai oleh Komandan Kodim 0733 BS/Semarang, Kolonel Inf Yudhi Diliyanto berhasil mencapai Rp.1,35 miliar.

Ketua 1 Bulan Dana PMI Kota Semarang Mayor Inf Dadan Sopian mengaku bersyukur, meski di tengah pandemi Covid-19, perolehan Bulan Dana PMI Kota Semarang masih cukup besar. Hal ini, kata dia, tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang ikut menyukseskan penggalangan Bulan Dana tersebut.

“Kami mewakili Komandan Kodim 0733 BS/Semarang menghaturkan terima kasih kepada lembaga – lembaga yang telah berpartisipasi dalam penggalangan Bulan Dana PMI Kota Semarang kali ini,” kata Mayor Inf Dadan dalam acara Penyerahan Hasil Bulan Dana 2020 PMI Kota Semarang di Gedung UDD PMI Kota Semarang, Rabu (25/11/2020).

Dadan melanjutkan, Bulan Dana PMI memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya untuk kegiatan kemanusiaan. Ia berharap penggalangan Bulan Dana PMI Kota Semarang periode berikutnya berjalan lancar dan semakin baik.

“Apa yang kita semua telah berikan ini tidak akan sia-sia. Karena untuk kemanusiaan. Tetap patuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak,” pesannya.

Ketua Harian Bulan Dana 2020 PMI Kota Semarang Prof Dr Hardani Widhiastuti menambahkan, ada sekitar 160 lembaga yang ikut berpartisipasi dalam penggalangan Bulan Dana PMI Kota Semarang.

“Kami memang tidak ada target karena menyadari situasi sekarang ini yang masih pandemi Covid-19,” akunya.

Terkait pembagian dana, Hardani menyebut 10 persen hasil perolehan Bulan Dana tersebut akan diberikan ke PMI Jawa Tengah. Sementara 90 persen akan digunakan PMI Kota Semarang.

“Untuk PMI Jateng ini merupakan sumbangan wajib yang juga dilakukan PMI kota/kabupaten di Jateng. Kemudian 25 persen dari 90 persen Bulan Dana akan disalurkan kembali ke kecamatan-kecamatan di Kota Semarang,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya PMI juga menerima bantuan di luar Bulan Dana PMI yang akan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.

Sementara Ketua PMI Kota Semarang Dr dr Shofa Chasani menyampaikan syukur dan terima kepada semua pihak atas suksesnya Bulan Dana. “Semua merasakan dampaknya. Namun dalam keadaan susah kita semua masih bisa beramal lewat bulan dana. Semoga mendapatkan pahala berlipat ganda. Beramal tidak harus berupa materi, tetapi juga bisa tenaga dan pikiran.” tuturnya.

Ketua Bidang Organisasi PMI Jateng Edy Susanto mengatakan capaian nominal bulan dana yang cukup besar ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap PMI cukup tinggi.

“Kepercayaan tidak lepas dari peran PMI yang senantiasa hadir ketika terjadi musibah dan bencana di tengah masyarakat. Untuk dana 10 persen yang diberikan ke PMI Jateng, sesuai aturan silakan untuk diambil kembali sewaktu-waktu untuk kepentingan kemanusiaan,” tuturnya. 

Acara dihadiri perwakilan Pemprov Jateng, Kodim 0733 BS Semarang, Polrestabes Semarang, Pemkot Semarang, Kanwilkum HAM Jateng, BRI Semarang, kecamatam se-Kota Semarang, dan relasi PMI. (arh)