Warga Wonosari dan Komunitas Kota Semarang Bersih – Bersih DAS Beringin Antisipasi Banjir.

Bankom Semarang News, SEMARANG – Kelurahan Wonosari terutama Wilayah RT. 3-7 RW. VII merupakan daerah langganan banjir. Setiap musim penghujan DAS Beringin selalu tidak mampu menampung derasnya air kiriman dari wilayah atas, sehingga sering meluap kerumah warga dan mengakibatkan banjir diseputar DAS Beringin, sebagai bentuk antisipasi terhadap musim penghujan dan potensi adanya bahaya banjir maka masyarakat mengadakan kerja bakti Bersih-bersih Sungai tersebut.

“Selain kegiatan rutin tahunan untuk menghadapi musim penghujan dan adanya instruksi dari Kelurahan Wonosari bahwa diadakan kerja bakti untuk Bersih-bersih Sungai, kemarin atas petunjuk dari Mbah Eko Sarda Jateng kami diminta mengundang dan melibatkan teman-teman komunitas yang ada di Semarang untuk ikut bersama gotong royong bersihkan sungai. ‘ Terang Masbudi (45) Minggu (8/11) yang akrab dipanggil Pentul selaku Ketua RW VII Kelurahan Wonosari yang dihubungi melalui telpon.

Minggu (8/11/2020) dihalaman Mushola Baitul Izza, sejak pagi masyarakat dan Komunitas relawan Kota Semarang kumpul untuk koordinasi giat resik-resik kali sungai DAS Beringin. target resik-resik DAS Beringin adalah bersih-bersih sampah, pangkas semak-semak di pinggir kali dan rapikan tanaman bambu yang tumbuh dipinggir kali.

“Pada tahun ini kita ada 2 antisipasi yang pertama Covid-19 dan yang kedua Badai La Nina yang melewati wilayah kita, untuk itu kita perlu hati-hati dan mempersiapkan diri untuk menghadapi itu, harapan kita semua semoga tidak ada musibah, dan pesan kami sesering mungkin DAS Beringin dibersihkan dan selalu dipantau, semoga tahun ini aman.” terang Mbah Eko sesepuh Sarda Jateng (8/11/2020) via Video call yang baru mendampingi kegiatan lomba tali temali sedulur relawan Kota Magelang Raya dan sekaligus suport Kawan lintas Komrel Pengabdian merapi di Magelang. (Oman)